top of page
Logo ToPS outline PUTIH.png

HAI SION, ELOHIMMU ITU RAJA!

"Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik"

Setiap renungan yang tertulis disini adalah sebuah catatan cinta dari Tuhan (Love Notes), sebuah kesaksian bahwa Roh Kudus masih terus menopang dan mengajar anak-anak-Nya baik di masa lalu, maupun masa sekarang dan seterusnya.

ree


“Mari saudara-saudara kita mengangkat tangan bagi Tuhan!” ..duh kalimat ini rasanya tidak asing lagi deh, tapi sebenarnya maksudnya apa sih? Sebenarnya ketika menyembah Tuhan saya harus ngapain ya..?


Mungkin banyak yang bertanya-tanya ataupun belum mengerti apa sih yang sebenarnya dapat dilakukan di waktu penyembahan? Dalam Firman Tuhan memang ada banyak contoh "ungkapan" yang dapat dilakukan saat penyembahan, seperti:


  • Mengangkat Tangan ( Mazmur 134:2 ; Ratapan 3:41 ; Nehemia 8:6 )

rupanya mengangkat tangan adalah sebuah tanda pujian, tanda memberi diri , dan juga tanda setuju


  • Berdoa ( Mazmur 141:2 ; Lukas 1:10 ; Kisah Para Rasul 1:14)

berdoa adalah suatu persembahan ukupan, berbicara dengan Tuhan, suatu tanda bahwa kita percaya Dia ada dan mendengar kita


  • Berbahasa Roh, Berdoa dalam Roh ( 1Korintus 14:2, 4 ; Roma 8:26 ; Yudas 1:20 )

sesungguhnya adalah cara kita berbicara dengan Tuhan untuk menyampaikan hal-hal yang tidak dapat terungkapkan dengan bahasa biasa, dan dengan demikian kita mengizinkan Roh Kudus bekerja dan membangun diri


  • Bersujud ( Mazmur 72:11 ; Yohanes 9:38 ; Nehemia 8:7 )

adalah suatu tanda merendahkan hati, penundukan, pengakuan bahwa Tuhan adalah Tuhan sehingga layak disembah dan juga pemberian hormat selayaknya untuk raja


  • Menyanyi, memuji, berseru, bermazmur, bersorak-sorai ( 2Tawarikh 5:13 ; Yakobus 3:9-10 ; 1Korintus 14:15-16 )

dengan akal budi kita memilih untuk mempergunakan lidah kita untuk memberkati Tuhan dengan puji-pujian dan syukur, juga sebagai suatu kesaksian bagi yang mendengarnya


  • Bermain Alat Musik ( 1Tawarikh 2:5 )

adalah lantunan nada yang membentuk harmoni untuk melagukan puji-pujian, mengiringi nyanyian, tarian, ataupun mazmur pujian


  • Menari, meloncat-loncat ( 2Samuel 6:5,16 ; Mazmur 87:7 ; Yeremia 31:1 )

ungkapan sukacita yang meluap-luap, kegembiraan, perayaan, dan kemenangan


  • Bertepuk tangan ( 2Raja-raja 11:12 ; Mazmur 98:8 )

ungkapan sorak sorai, kemenangan


dan masih banyak lagi; Bahkan Roh Tuhan masih terus berkarya dengan kreatif sampai sekarang, sehingga tidaklah baik jika kita terlalu membatasi diri maupun orang lain ketika menyembah Tuhan selama kita tetap tertib, sebab:


Yohanes 4:23-24 (TB) "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Jadi, yuk kita buang perasaan malu untuk mengangkat tangan, menyanyi, atau menari saat memuji Tuhan hanya karena diperhatikan orang lain, biarlah ungkapan apapun yang kita lakukan saat menyembah adalah sesuatu yang datang dari dorongan Roh dan berdasarkan kebenaran.


Juga pada zaman dahulu, orang-orang datang ke hadapan Tuhan untuk membawa korban dan persembahan. Tetapi singkat kata tujuan mereka hanya satu, yaitu: memberikan yang terbaik dan yang berkenan kepada Tuhan. Maka biarlah ungkapan yang kita berikan pun dilakukan dari hati yang tulus ingin memberikan yang terbaik untuk Tuhan, dan dengan demikian kita pun saling membangun dalam jemaat.


HaleluYah!

 


Mazmur 96:8-12 8 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! 9 Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! 10 Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran." 11 Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, 12 biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai

Lirik dari lagu ini diambil dari Mazmur 96:8-12, suatu gambaran tentang kedatangan Sang Raja Mulia yaitu Tuhan Yesus. Yesus yang adalah Tuhan dan Raja, akan datang mengadili bumi dan segala ciptaanNya. Suara sorak-sorai dan sukacita dari umat-Nya yang dengan setia menanti-nantikan kedatangan-Nya akan terdengar sampai ke seluruh ujung-ujung bumi, dan semua makhluk yang bernafas akan sujud tersungkur memuji dan menyembah Dia sebab YESUSLAH RAJA MULIA yang akan memerintah selamanya.


Yesaya 40:31 (TB) tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya;mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Kiranya dalam menyambut tahun 2025 ini, lagu ini dapat menjadi berkat bagi kita semua, tetaplah setia dalam menantikan kedatangan-Nya.

Selamat Tahun Baru, Tuhan Yesus memberkati.


-Santy Batong (ToPS)



-------

Mari bergabung dalam Pujian & Penyembahan setiap minggunya pada hari

Rabu jam 17:00 WIB & Sabtu jam 08:30 WIB

Nyalakan notifikasi di bagian Live pada Youtube sebagai pengingat

 
  • 8 Des 2024

Diperbarui: 30 Des 2024

Shalom all,

Sebelumnya saya hendak mengucapkan terima kasih buat Tuhan Yesus yang memberikan lagu ini kepada saya.


Sebagai orang percaya saya menyadari dan rasakan bahwa hari-hari ini adalah akhir dari akhir zaman, kenapa ? Karena segala sesuatu memang tidak semakin baik, apa yang tertulis di kitab Matius pasal 24 dan 25 sungguh-sungguh sedang tergenapi. PHK dimana-mana, wabah, sakit penyakit, kelaparan, gempa bumi, cuaca ekstrim, banjir, kasih antara sesama semakin dingin, manusia zaman ini makin mencintai mamon dan dirinya sendiri, banyak orang percaya menyimpang karena dimana-mana terjadi penyesatan.


Tetapi anehnya karena manusia lebih memikirkan dan mencintai dirinya sendiri tersebut, maka sadar tidak sadar mereka sedang semakin diseret agar bergeser dari kenyataan yang ada kepada mimpi dan pengharapan palsu sehingga menjadi tidak peduli bahkan tidak mengerti bahwa dengan tanda-tanda yang ada, kedatangan Tuhan untuk kedua kali bisa terjadi kapan saja bahkan Firman berkata: dalam sekejap mata.


Akhirnya ketika saya merenungkan ayat-ayat dari firman dibawah ini:


Saya menuliskan syair yang keluar dari mulut saya, dan akhirnya dengan pertolongan Roh Kudus, saudara-saudara satu team, dan bapak Frank Kondoy, dengan diaransemen oleh bapak Harry Anggoman terciptalah lagu Berjaga-jaga, sebuah lagu peringatan yang dipenuhi oleh spirit sukacita dengan harapan kita yang mendengar dan menyanyikannya akan ingat agar selalu berjaga-jaga dan siap untuk kedatangan-Nya di awan-awan untuk menjemput kita semua yang setia menantikan kedatangan-Nya, Amin

Tuhan Yesus memberkati❤️

-Suzy Thio (ToPS)



-------

Mari bergabung dalam Pujian & Penyembahan setiap minggunya pada hari

Rabu jam 17:00 WIB & Sabtu jam 08:30 WIB

Nyalakan notifikasi di bagian Live pada Youtube sebagai pengingat



 

----

Daftar untuk menerima email warta

Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati!

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Whatsapp

© 2023 by Tabernacle of Prayer and Sacrifice Powered and secured by Wix

bottom of page